Babinsa Gurudug Dampingi Panen Padi dan Persiapan Musim Tanam Selanjutnya
PURWAKARTA - Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan di wilayah binaan, Sertu Hendra Rosadi, Babinsa Desa Gurudug, Kecamatan Pondoksalam, Koramil 1901/Wanayasa, Kodim 0619/Purwakarta, melaksanakan kegiatan pendampingan ketahanan pangan, Minggu (30/8/2026) pukul 09.00 WIB.
Kegiatan berlangsung di lahan milik Bapak Ujang, anggota Poktan Wana Sejahtera, yang berlokasi di Kampung Blok Lio RT 014/RW 04, Desa Gurudug, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta. Kelompok tani tersebut beranggotakan 20 orang dengan luas lahan sekitar 2 hektare yang ditanami padi Inpari dengan usia tanam kurang lebih 90 hari.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama kelompok tani melaksanakan panen padi sekaligus membahas penentuan waktu penyemaian benih untuk musim tanam berikutnya. Penentuan jadwal tanam menjadi perhatian bersama mengingat kondisi saat ini masih memasuki musim kemarau.
Selain itu, dilaksanakan komunikasi dan koordinasi antara kelompok tani, Babinsa, serta penyuluh pertanian lapangan (PPL) dari BPP Kecamatan Pondoksalam guna menentukan langkah yang tepat dalam menghadapi kondisi musim.
Sertu Hendra Rosadi menyampaikan bahwa pendampingan tersebut merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap para petani sekaligus upaya mendukung keberlanjutan produksi pertanian di wilayah binaan.
“Kami bersama kelompok tani terus melakukan koordinasi agar kegiatan pertanian dapat berjalan dengan baik. Untuk musim tanam berikutnya, waktu penyemaian harus diperhitungkan dengan kondisi musim kemarau sehingga ketersediaan air dan kebutuhan tanaman dapat dipersiapkan secara optimal.” ujar Sertu Hendra Rosadi.
Danramil 1901/Wanayasa Kapten Arm Bambang Priambodo menegaskan pentingnya sinergi antara Babinsa, penyuluh pertanian dan kelompok tani dalam menjaga keberlanjutan ketahanan pangan.
“Pendampingan kepada para petani harus terus dilakukan, mulai dari pengolahan lahan, masa tanam hingga panen. Koordinasi dengan PPL sangat penting agar petani memperoleh pendampingan dan dapat menyesuaikan kegiatan pertanian dengan kondisi di lapangan.”
Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos., M.I.P., mengatakan bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah.
“Kami mendorong para Babinsa untuk terus hadir dan membantu petani di wilayah binaannya. Pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat memberikan manfaat bagi peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat.”
Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han., menyampaikan bahwa sinergi antara aparat kewilayahan dan unsur pertanian perlu terus diperkuat.
“Koordinasi antara kelompok tani, Babinsa dan penyuluh pertanian merupakan langkah penting dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian, termasuk perubahan kondisi musim.”
Sementara itu, Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., M.M., menekankan pentingnya menjaga produktivitas pertanian sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan.
“Ketahanan pangan harus dibangun secara bersama-sama. Kehadiran aparat kewilayahan di tengah para petani diharapkan dapat memperkuat semangat, koordinasi dan gotong royong dalam menjaga produktivitas pertanian.”
Dari hasil pendampingan, target lahan kelompok tani mencapai 2 hektare. Seluruh lahan tersebut telah selesai diolah, sementara lahan yang belum diolah nihil. Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar.(PERS)

Dede sukmawansyah