Babinsa Nagrog Dampingi Petani, Perkuat Ketahanan Pangan di Wilayah Wanayasa
PURWAKARTA - Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan, Babinsa Desa Nagrog, Pelda Oyen Sopian, Koramil 1901/Wanayasa, Kodim 0619/Purwakarta, melaksanakan kegiatan pendampingan ketahanan pangan (Hanpangan) di Kampung Nagrog RT 01/RW 01, Dusun 1, Desa Nagrog, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Selasa (1/9/2026) pukul 10.30 WIB.
Dalam kegiatan tersebut, Pelda Oyen Sopian bersama kelompok tani melakukan pengecekan kondisi tanaman padi varietas Inpari 32 yang saat ini berusia sekitar 30 hari setelah tanam. Lahan yang menjadi sasaran pendampingan memiliki luas keseluruhan 10 hektare.
Pendampingan dilakukan bersama Gapoktan Sukahasil 1 yang diketuai Bapak Hendi, dengan penyuluh pertanian Ibu Sukaesih dan beranggotakan 15 orang. Selain mengecek pertumbuhan tanaman, kegiatan juga meliputi penyemprotan, pemantauan drainase dan ketersediaan air sawah, serta koordinasi antara kelompok tani dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL).
Dari total target lahan seluas 10 hektare, saat ini tercatat 3 hektare lahan sudah diolah, sementara 7 hektare lainnya masih dalam proses pengolahan.
Danramil 1901/Wanayasa Kapten Arm Bambang Priambodo mengatakan, pendampingan Babinsa kepada para petani merupakan bentuk dukungan TNI dalam membantu menjaga produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah.
“Babinsa akan terus melakukan pendampingan dan berkoordinasi dengan kelompok tani serta penyuluh pertanian. Kami berharap pengelolaan lahan dan tanaman padi dapat berjalan dengan baik sehingga hasil panen nantinya optimal dan dapat mendukung ketahanan pangan di wilayah, ” ujar Kapten Arm Bambang Priambodo.
Senada dengan itu, Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos., M.I.P., menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa di lapangan diharapkan dapat memberikan motivasi dan membantu petani dalam menghadapi berbagai kendala selama proses budidaya.
Sementara itu, Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han., dan Panglima Kodam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, SE., M.M., turut menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, penyuluh, kelompok tani dan masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan.
Kegiatan pendampingan tersebut diharapkan dapat membantu memastikan pertumbuhan tanaman padi berjalan optimal, pengairan lahan terpantau, serta komunikasi antara petani dan penyuluh semakin baik.(PERS)

Dede sukmawansyah