PURWAKARTA - Di bawah terik matahari Selasa, 14 Juli 2026, suasana haru menebal di Kampung Pangkalan, Desa Babakan, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta. Bukan sekadar agenda rutin, namun sebuah panggilan jiwa untuk merawat lingkungan dan mengukuhkan tali persaudaraan. Sertu Aris Subiyantoro, sang Babinsa yang selalu bersemangat, tak sendirian. Bersama jajaran pemerintah desa dan derap langkah ratusan warga, ia memimpin aksi bersih-bersih yang menyentuh hati.
Debu dan sampah yang tadinya menghiasi sudut-sudut kampung kini berganti dengan senyum dan tawa warga yang bahu-membahu. Saluran air yang tersumbat kembali mengalir lancar, fasilitas umum yang tadinya terabaikan kini tampak segar. Antusiasme luar biasa terpancar, menunjukkan betapa berharganya kebersamaan ini bagi mereka.
“Gotong royong itu denyut nadi bangsa kita, warisan leluhur yang tak ternilai. Di sini, kita tidak hanya membuat kampung ini bersih dan nyaman, tapi juga merajut kembali benang silaturahmi, menguatkan rasa kebersamaan, dan menumbuhkan kepedulian satu sama lain, ” ujar Sertu Aris Subiyantoro, matanya berbinar penuh makna.
Senada dengan itu, Kepala Desa Babakan, Endin Sapiyudin, tak dapat menyembunyikan rasa bangganya. “Kami sungguh berterima kasih atas kehadiran Babinsa yang tak pernah lelah mendampingi kami. Semangat guyub seperti inilah yang menjadi pondasi kokoh untuk membangun desa yang tidak hanya bersih, tapi juga harmonis dan penuh kedamaian, ” tuturnya.
Kapt. Arm. Bambang Priambodo, Danramil Wanayasa, menambahkan, “Peran Babinsa adalah menjadi garda terdepan, penggerak semangat di tengah masyarakat. Gotong royong ini bukti nyata bahwa kebersihan lingkungan akan selalu sejalan dengan kokohnya persatuan dan kehangatan kebersamaan warga.”
Komandan Kodim 0619/Purwakarta, Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos., M.I.P., menegaskan pentingnya sinergi ini. “Aksi gotong royong ini adalah cerminan nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sinergi yang terjalin erat antara Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat adalah kunci utama untuk menciptakan wilayah yang aman, nyaman, dan senantiasa kondusif.”
Sementara itu, Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han., menekankan nilai fundamental dari semangat ini. “Semangat gotong royong adalah kekuatan sejati bangsa kita yang wajib kita jaga. Dengan kehadiran Babinsa yang mampu menjadi motor penggerak, kepedulian sosial, kebersihan lingkungan, dan persatuan akan semakin terjalin erat.”
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., menggarisbawahi komitmen TNI AD. “TNI AD akan senantiasa hadir dan berkontribusi penuh dalam setiap upaya membantu masyarakat. Melalui budaya gotong royong yang mulia ini, kemanunggalan TNI dengan rakyat akan semakin kuat, menjadi benteng pertahanan persatuan, ketahanan wilayah, dan kesejahteraan masyarakat.”
Dengan semangat yang membara dan hasil yang nyata, Kampung Pangkalan kini menjelma menjadi bukti hidup bahwa kebersamaan adalah kekuatan terbesar. Lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bukan lagi sekadar impian, melainkan sebuah realitas yang tercipta dari kepedulian, kerukunan, dan semangat gotong royong yang tak pernah padam di Desa Babakan.(Pers)

Dede sukmawansyah