Purwakarta - Babinsa Koramil 1901/Wanayasa Kodim 0619/Purwakarta menunjukkan kesiapsiagaan dalam menghadapi kejadian kebakaran lahan. Sertu Hendra Rosadi, Babinsa Desa Gurudug, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, bersama Relawan Destana Gurudug bergerak cepat membantu pemadaman kebakaran lahan kebun bambu milik warga, Minggu (16/8/2026).
Kebakaran terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di lahan kebun bambu seluas kurang lebih 500 meter persegi yang berada di RT 08/05, Kampung Inpres, Dusun III, Desa Gurudug, Kecamatan Pondoksalam. Lahan tersebut diketahui milik Bapak H. Enuy, seorang petani berusia sekitar 55 tahun.
Setibanya di lokasi, Sertu Hendra Rosadi bersama Relawan Destana Gurudug langsung melakukan upaya pemadaman secara manual sembari berkoordinasi dengan Babinkamtibmas dan Damkar Wilayah II/Wanayasa untuk mempercepat proses penanganan.
Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun personel yang mengalami luka. Namun, satu unit mesin bajak sawah ikut terbakar dengan kerugian materiil diperkirakan sekitar Rp2 juta.
Sertu Hendra Rosadi mengatakan bahwa kecepatan dalam merespons setiap kejadian kebakaran menjadi bagian penting untuk mencegah api meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.
«“Sebagai Babinsa, kami harus selalu siap bergerak kapan pun dibutuhkan. Begitu mendapat informasi kebakaran, kami langsung mendatangi lokasi, membantu pemadaman bersama relawan dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar api segera dapat dikendalikan, ” ujar Sertu Hendra Rosadi.»
Ia juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama selama musim kemarau, serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran di area lahan dan perkebunan.
Danramil 1901/Wanayasa Kapten Arm Bambang Priambodo menegaskan bahwa Babinsa harus selalu berada di tengah masyarakat dan siap memberikan bantuan dalam setiap kondisi darurat.
«“Babinsa merupakan ujung tombak satuan di wilayah. Kami menekankan kepada seluruh Babinsa agar selalu siap merespons setiap kejadian di wilayah binaannya, termasuk kebakaran lahan. Keselamatan masyarakat dan pencegahan meluasnya kebakaran menjadi prioritas, ” tegas Kapten Arm Bambang Priambodo.»
Sementara itu, Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arhanud Fredy Jaguar, S.Sos., menyampaikan apresiasi terhadap kesigapan Babinsa dan masyarakat dalam menangani kebakaran tersebut.
«“Kesiapsiagaan dan kecepatan bertindak merupakan hal yang sangat penting dalam menghadapi bencana kebakaran. Sinergi antara Babinsa, relawan, masyarakat, Damkar dan unsur terkait harus terus diperkuat agar setiap kejadian dapat ditangani dengan cepat dan tepat, ” ungkap Letkol Arhanud Fredy Jaguar.»
Senada dengan itu, Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., menekankan pentingnya kepedulian dan kewaspadaan seluruh elemen masyarakat dalam menghadapi potensi kebakaran selama musim kemarau.
«“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya di lahan kering dan perkebunan. Kepedulian masyarakat serta respons cepat aparat di lapangan sangat diperlukan untuk mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih besar, ” kata Kolonel Inf Hista Soleh Harahap.»
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., juga menekankan bahwa penanganan kebakaran membutuhkan kerja sama dan kepedulian bersama.
«“Penanggulangan kebakaran bukan hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Diperlukan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, petugas pemadam kebakaran, relawan dan masyarakat. Dengan kebersamaan dan kesiapsiagaan, kita dapat meminimalkan risiko serta kerugian akibat kebakaran, ” tutur Mayjen TNI Kosasih.»
Peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati selama musim kemarau. Warga diimbau tidak membakar sampah atau membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melaporkan apabila menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin.(PERS)

Umay Komara