Babinsa Desa Salem Cek Data Penerima Bantuan Sosial, Cegah Kecemburuan Sosial
PURWAKARTA - Babinsa Desa Salem, Kecamatan Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta, Kopka Agus Widayanto, melaksanakan pengecekan data warga penerima bantuan sosial di Kantor Desa Salem, Kecamatan Pondoksalam, Selasa (15/9/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan data penerima bantuan beras dari Bulog, Program Keluarga Harapan (PKH), serta Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sesuai dengan kondisi dan data warga yang masih berhak menerima bantuan.
Dalam kegiatan tersebut, Babinsa bersama pihak desa melakukan pengecekan dan pencermatan terhadap data penerima bantuan. Langkah ini dinilai penting agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran serta meminimalkan terjadinya kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Kopka Agus Widayanto juga mengimbau agar pendataan dilakukan secara teliti dan transparan, mengingat masih terdapat warga yang merasa berhak mendapatkan bantuan sosial.
“Kami mengimbau kepada pihak terkait agar lebih teliti dalam melakukan pendataan penerima bantuan beras, PKH maupun BPNT. Data harus benar-benar sesuai dengan kondisi warga di lapangan, sehingga bantuan dapat diterima oleh masyarakat yang memang berhak, ” ujar Kopka Agus Widayanto.
Ia menambahkan, ketelitian dalam pendataan diharapkan dapat mencegah munculnya kecemburuan sosial antarwarga.
“Jangan sampai terjadi kecemburuan sosial karena adanya warga yang merasa berhak menerima bantuan, tetapi tidak masuk dalam data penerima. Untuk itu, pendataan harus dilakukan dengan cermat, objektif dan sebaik mungkin, ” tambahnya.
Kegiatan pengecekan data tersebut merupakan bagian dari upaya Babinsa dalam membantu pemerintah desa menjaga ketepatan data penerima bantuan sekaligus menciptakan situasi sosial yang harmonis dan kondusif di wilayah binaan.
Danramil 1901/Wanayasa Kapten Arm Bambang Priambodo mengatakan, Babinsa akan terus mendorong koordinasi dengan pemerintah desa dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat.
“Babinsa harus hadir dan membantu pemerintah desa dalam memastikan berbagai program bantuan sosial dapat berjalan dengan baik. Ketepatan data menjadi salah satu faktor penting agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan, ” ujar Kapten Arm Bambang Priambodo.
Sementara itu, Dandim 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos., M.I.P. menegaskan pentingnya validasi data dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat.
“Pendataan yang akurat dan transparan sangat penting untuk menghindari kesalahan sasaran serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program bantuan pemerintah, ” ungkapnya.
Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han. menyampaikan bahwa sinergi antara aparat kewilayahan dan pemerintah desa perlu terus diperkuat.
“Koordinasi dan sinergi di tingkat kewilayahan harus terus ditingkatkan, khususnya dalam membantu memastikan program pemerintah dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan, ” tuturnya.
Senada, Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M. menekankan bahwa keberadaan aparat teritorial harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Jajaran TNI di wilayah harus terus hadir membantu masyarakat dan mendukung program pemerintah. Setiap upaya untuk memastikan bantuan tepat sasaran merupakan bagian dari kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat, ” tegasnya.(PERS)

Trisnandar